Ada kesalahan di dalam gadget ini

Kamis, 19 September 2013

Pemandangan yang Menyentuh

Berniat mengabadikan dalam gambar, sebuah bangunan yang tampak dari kejauhan berdiri dengan anggun sendirian di tanah hijau yang sangat luas dan berlatar birunya langit serta awan putih yang berarak-arakan.
Rupanya pemandangan lain yang menjadi hasilnya, sesosok asing juga tanpa sengaja tertangkap bidikan lensa kamera ponsel.

Di pinggir jalanan beraspal yang telah panas karena terkena terpaan sinar matahari yang berlimpah, seorang bapak yang tak muda lagi tampak sedang menggendong di punggung sekarung rumput.

Berbagai pertanyaan muncul, apakah rumput tersebut untuk pakan ternaknya? Atau pakan ternak milik orang lain yang dititipkan padanya? Mengapa sang bapak tak mengenakan alas kaki di pagi yang sudah terik itu? Mengapa bukan berjalan di atas rumput saja?

Akhirnya...

Mengapa pemandangan tersebut tampak terasa begitu menyentuh?

Pemandangan yang juga menciptakan sedikit senyum, senyum kagum dan bangga karena seorang bapak yang tak muda lagi tersebut masih mampu bekerja mengandalkan usaha dan tenaganya sendiri di tengah kemudahan fasilitas yang ada.




#PeopleAroundUs Day 9

4 komentar:

  1. ne dua anak rajin bnget nulis, klo g pke gambar juga ikutan, tapi... ane jarang mengabadikan suatu momen...

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu karena tiap gambar bisa ngingetin ada apa waktu itu n sy suka mengenang...juga karena momen itu mungkin nggak (bisa) terulang lagi

      Hapus

Welcome blogger.... ^_^
Ber-komen-lah dengan bahasa yang baik & no SARA.