Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 30 April 2014

(Failed) Conceal Book Shelf

*Ha-ha rada ribet ya nyebutnya..*



Conceal book shelf

Terinspirasi sejak lama, tapi akhirnya ketemu lagi artikel ini nomor lima yak nomor lima :)

Pembatas buku ijo dan pink sebelum nganggur dan disimpan di lemari

Ada dua pembatas buku "nganggur" di kamar di dalam lemari, jadi tiba-tiba pengen bikin yang kayak di artikel itu, rak buku tersembunyi...

Kesannya rapi sekaligus unik.

"Pak..." dengan semangat empat lima dan sumringah dari kamar, sambil membawa pembatas buku warna ijo tosca keluar kamar menuju Bapak yang sedang asik ngutak-ngatik sesuatu di ruang keluarga. "lubangin apa ini... biar bisa ditempel di tembok buat tempat buku." masih membawa pembatas buku dan memperagakan.

"Mana...oooh," sambil melihat pembatas buku yang saya pegang. "ada itu bor, coba dibor sana."

"Yaaa mana bisa, ini kan besi. Mana kuat saya. Lubangin apa, Pak."

Akhirnya saya kembali ke kamar sambil membawa pembatas buku ijo tadi, agak sedih.

Gak lama kemudian, "Mana, bawa sini." suara Bapak dari ruang sebelah. Rupanya sedang menyiapkan bor, memilih mata bor yang cocok. Hahahaha, senangnya.

Dibantu Yuri, yang pegangin dua pembatas buku dan dijadikan satu lalu dibor bersamaan biar gak bergeser, Yuri bilang "saya yang ijo.."

"Wee enggak wee, semua buat kakak." sambil bercanda tapi serius :))

Selesai dibor, masing-masing pembatas buku punya dua lubang, atas dan bawah, yang nantinya bakal dipakuin di tembok.

Saya mencari paku di gudang belakang rumah dan membawanya ke kamar.

Bapak memilih-milih paku kuat mana yang cocok.

Kata Bapak, biar bagian bawah juga bisa dimanfaatin, maka paku yang di bawah disisakan sebagian alias gak dipaku sampai habis.

Hasilnya, beberapa saat kemudian setelah Bapak memaku pembatas buku ke tembok dengan suara hasil pukulan palu pada paku yang memekakkan telinga, rak buku gagal "sembunyi"nya nempel deh di tembok. Iya, rak bukunya gagal sembunyi karena masih terlihat rupa dan warnanya. Tapi, rak bukunya jadi punya gantungan tambahan yang saya gunakan untuk menggantung macam-macam aksesoris.

Jadi, kalau disamakan dengan yang di artikel itu ya jelas beda...tapi saya suka, karena tetap berkesan rapi dan unik dan cantik.

Rak buku itu hanya bisa ditaruh kurang lebih lima buku saja, itupun bukan buku yang berat.

Rak buku itu bikin buku-buku lebih bebas, karena buku-buku jadi gak tertutup di dalam lemari, walaupun masih lebih banyak yang di dalam lemari sih, hehe. Yah, mungkin kekurangannya, buku jadi lebih cepat terkena debunya.

Mari mencoba yang lainnya...memanfaatkan kembali barang-barang lama menjadi sesuatu dengan nuansa baru dan berbeda.

Buku-buku di lemari sebelum dipindah ke rak buku


Beberapa buku dan aksesoris setelah dipindah ke rak buku





Sumber terkait: 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome blogger.... ^_^
Ber-komen-lah dengan bahasa yang baik & no SARA.